Perbedaan Antara Haji dan Umroh

Posted on
perbedaan antara haji dan umroh
Perbedaan Antara Haji dan Umroh

Perbedaan Antara Haji dan Umroh – Sebagian besar penduduk Indonesia adalah memeluk agama Islam, dan istilah Haji dan Umroh sebenarnya bukan hal asing lagi dalam kehidupan kita sehari-hari. Bahkan Haji dan Umroh termasuk salah satu impian besar bagi semua umat Islam, karena untuk menjalankannya perlu persiapan yang lebih, terutama persiapan dari segi materi dan fisik untuk bisa berangkat ke Makkah Al-Mukaramah.

Haji dan umroh adalah ibadah yang sifatnya maliah mahdhoh yang berhubungan erat dengan harta benda. Terkhusus lagi dengan sistem antrian haji yang cukup lama, sehingga membuat calon jamaah haji harus menunggu antrian hingga bertahun-tahun lamanya. Berbeda halnya dengan ibadah umroh yang dapat dilakukan setiap saat dan di luar musim haji. OKarena ibadah haji sudah ditetapkan waktunya yaitu setahun sekali, tepatnya pada bulan Dzulhijah. Sedangkan dalam hal jumlah jamaah yang berhaji setiap tahun semakin bertambah banyak, sehingga membuat antrian semakin panjang.

Sebenarnya jika kita membahas seputar syarat, wajib, dan rukun haji maupun umroh, maka hal ini berkaitan erat dengan tata cara haji ataupun umroh itu sendiri. Dan di kalangan empat madzhab yang ada masing-masing mempunyai pendapat. Dalam penerapannya, masyarakat bisa secara langsung mempelajari hal ini apabila sudah mendaftar haji karena tentu sebelum berangkat, pasti ada bimbingan haji terlebih dahulu di setiap daerah di Indonesia.

Adapun syarat haji, kita bisa mengacu pada pedoman umum dalam pembahasannya mengenai fiqih kontemporer yang tercantum dalam buku Fiqh Islam karya H.Sulaiman rasyjidin pada halaman 346 ditulis bahwa ada empat syarat wajib haji, antara lain adalah sebagai berikut :

  1. Islam
  2. Mukallaf (Baligh dan Berakal Sehat)
  3. Orang Merdeka
  4. Mampu (Fisik maupun Materi)

Secara rukunnya, ibadah haji memerlukan kekuatan fisik yang jauh lebih kuat dari pada umroh, karena cakupan wilayah yang akan dikunjungi berbagai macam dengan jamaah yang jauh lebih banyak jumlahnya. Serangkaian ibadah haji haru mendatangi Arafah, Muzdalifah dan Mina sedangkan rangkaian ibadah umroh hanya dilakukan di area masjid Al-Haram dan Ka’bah saja. Adapun Persamaannya, ibadah haji maupun ibadah umroh juga sama-sama harus bertawaf di Kakbah dan juga Sai di Safa dan Marwah. Oleh sebab itu baik ibadah haji maupun umroh memerlukan kesiapan fisik yang fit dan prima.

Berangkat Apabila sudah Mampu secara Fisik dan Materi

Sebagai Rukun Islam yang ke-5, ibadah haji membutuhkan persiapan yang baik agar lancar ketika beribadah. Dan persiapan tersebut meliputi persiapan biaya naik haji maupun persiapan dengan menjaga kesehatan. Ibadah haji dan umroh hukumnya tidak menjadi wajib bagi yang belum mampu, jadi jika memang belum memiliki kesiapan, sebaiknya jangan dipaksakan untuk berangkat, karena dapat membuat ibadah menjadi suatu beban.

Apabila anda sudah siap fisik dan materi untuk ibadah umroh, maka paket umroh plus turki bisa menjadi pilihan yang istimewa. Jadi, tidak hanya umroh ke Makkah saja, tetapi juga bisa mengunjungi salah satu kota penting bersejarah dalam peradaban Islam di Turki.